11 March 2016

Top 10 Protes Paling Berkesan Dalam Sejarah Manusia


Top 10 Protes Paling Berkesan Dalam Sejarah Manusia - Memang benar-benar benar bahwa protes terjadi karena ratusan alasan. Misalnya, kadang-kadang ketika orang-orang dari bangsa tidak puas dengan kebijakan pemerintah, mereka meningkatkan suara mereka. Dengan cara yang sama, meningkatnya kejahatan situasi dan masalah internal/eksternal lainnya menimbulkan protes. Apapun alasan yang mungkin, tapi itu benar bahwa tidak ada pemerintah dapat meremehkan kekuatan publik. Ada telah berbagai protes yang merevolusi Serikat dalam satu cara atau yang lain. Mari kita lihat mana yang top 10 protes sejarah manusia yang paling berkesan.

10. Flower Power March of Washington

Flower Power March of Washington

Flower Power March diadakan di jalan-jalan Washington pada tanggal 17 April 1965. Tujuan dari protes ini adalah untuk meningkatkan suara untuk menentang Perang Vietnam. Bulan Maret, para pengunjuk rasa menempatkan bunga dalam tong-tong yang berbeda dari senjata Guard, yang menunjukkan untuk pesan perdamaian. Amerika Serikat akhirnya dipaksa untuk menandatangani perjanjian damai dengan Vietnam, memberikan sebuah akhir permanen untuk perang.

9. Colombian Students’ Protest
Colombian Students’ Protest

Itu terjadi di tahun 2011 di seluruh Columbia. Para siswa memprotes sistem pendidikan motivasi dan rencana reformasi. Reaksi parah yang dibuat oleh komunitas seluruh siswa Kolombia yang mengakibatkan penarikan rencana reformasi dari Parlemen.

8. Boston Tea Party
Boston Tea Party

Pada tahun 1773 ketika pemerintah Inggris memutuskan untuk meluluskan undang-undang Townshend yang menerapkan pajak lebih tinggi pada barang yang diimpor, saat protes ini berlangsung. Hampir semua koloni Britania menolak untuk membayar ekstra dalam pajak kepada pemerintah kecuali pajak pada teh. London, sebagai tindakan counter, diterapkan tindakan tegas kolonis tapi tidak bisa membatalkan protes mereka, sehingga pemerintah akhirnya menghilangkan pajak tersebut.

7. Malawi Protest
Malawi Protest

Pada tahun 2011, protes Malawi terjadi dengan tujuan untuk memenangkan negara reformasi politik dari pemerintah. Pada bulan Juli 2011, pemerintah dan organisasi non-pemerintah yang berbeda memulai protes mereka di bagian yang berbeda dari Malawi. Mereka memiliki pandangan bahwa pro ekonomis dan keuangan manajemen pemerintah membuat orang-orang menjadi merasa kesulitan. Wakil PBB lalu campur tangan pada protes tersebut dan akhirnya terjadi perpecahan melalui Red Wednesday nasional berjaga.

6. The Salt March of Gandhi
The Salt March of Gandhi

Pada tanggal 12 Maret 1930, protes mengesankan ini terjadi terhadap sistem perpajakan Inggris. Gandhi adalah orang yang mengumpulkan semua pengikutnya dan memulai perjalanan di India. Perjalanan berlanjut selama lebih dari dua puluh hari dan mereka para pengunjuk rasa menempuh jarak lebih dari 230 mil. Gandhi, bersama dengan pengikutnya berjumlah 550.000 orang akhirnya ditangkap, maka protes pun lalu berakhir.

5. National Day of Protest South Africa
National Day of Protest South Africa

Itu terjadi pada tahun 1950 ketika Nelson Mandela bersama dengan partainya ANC berhasil mengorganisir protes penghentian kerja. Mereka mengangkat suara mereka terhadap RUU baru. Jutaan orang berpartisipasi dalam protes ini dan memaksa pemerintah untuk menekuk lutut mereka. Hari ini masih dirayakan di Afrika Selatan sebagai hari kemerdekaan nasional pada tanggal 26 Juni.

4. Students’ Protests in Chilean
Students’ Protests in Chilean

Protes ini, juga dikenal sebagai Chili musim dingin, merujuk kepada kumpulan protes bulan Agustus 2011. Sistem pendidikan Chili berkonflik menyebabkan siswa meningkatkan suara mereka dan keluar ke jalan-jalan. Permintaan mereka adalah pengenalan infrastruktur pendidikan yang lebih baik dan fasilitas pendidikan berkualitas tinggi untuk anak-anak SD hingga SMA. Perkembangan perguruan tinggi negeri baru bisa transit sistem demokrasi dari Chili. Jadi siswa tertarik untuk membuatnya mungkin bagi diri mereka sendiri.

3. Reformasi Protestan
Reformasi Protestan

Reformasi Protestan adalah salah satu protes kuno dan luar biasa. Itu terjadi karena penyalahgunaan terhadap Katolik. Martin Luther King adalah seorang pengunjuk rasa utama yang diatur dalam cara yang tenang dan efektif. Pintu-pintu gereja Jerman tetap dekat untuk orang biasa. Gerakan berakhir dengan penumpahan banyak darah.

2. Arab Spring
Arab Spring

Musim semi Arab terjadi di tahun 2010 dan masih terus dilanjutkan. Para pengunjuk rasa meningkatkan suara mereka terhadap perang sipil yang telah menyambar kedamaian dan keharmonisan dunia Arab. Pemerintah dan pejabat negara-negara ini telah gagal untuk mempertahankan kehidupan sosial, pendidikan dan sistem politik dengan demikian protes masih terus dilanjutkan dan mungkin akan terus berlangsung hingga masalah ini diselesaikan sepenuhnya.

1. Protes dari Turki
Protes dari Turki

Mengingatkan tentang top 10 protes terbesar dalam sejarah kita tidak bisa melupakan tentang protes Turki pada tahun 2013. Orang-orang mengangkat suara mereka terhadap pemerintah karena pers dan media yang tersisa dengan tidak ada kebebasan. Tidak ada, namun, untuk kepala protes dan berkomunikasi dengan badan-badan resmi tentang isu-isu aktual. Media Turki memiliki pandangan bahwa protes sama sekali tidak terjadi kekerasan, tetapi disertai beberapa tindakan yang lucu dan damai. Akhirnya, pemerintah dinegosiasikan dengan para pengunjuk rasa dan berakhir dengan damai.

Apakah Anda suka posting protes terbesar dalam sejarah ini?

Artikel Top 10 Protes Paling Berkesan Dalam Sejarah Manusia ini bermanfaat? Silahkan share agar teman-teman Anda juga tahu.

Artikel Menarik Lainnya :